Anas Anwar Nasirin Wakili Unpad di 4th International Conference on Culture, Languages, and Literature di Malaysia

[unpad.ac.id, 11/7/2018] Mahasiswa Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjadjaran, Anas Anwar Nasirin mewakili Unpad pada 2018 4th International Conference on Culture, Languages,and Literature (ICCLL 2018) yang digelar oleh International Economics Development and Research Center (IEDRC), pada 26-28 Juli 2018 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Mahasiswa Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjadjaran Anas Anwar Nasirin mewakili Unpad pada 2018 4th International Conference on Culture, Languages,and Literature (ICCLL 2018) yang digelar oleh International Economics Development and Research Center (IEDRC) pada 26-28 Juli 2018 di Kuala Lumpur, Malaysia.*

Keikutsertaan Anas pada ICCLL atas makalah yang ia tulis bersama dosen pembimbingnya, Taufik Ampera berjudul “Wheel of Hope as Media Creates Hope Become Reality and Becomes a Parameters Success in Realizing Dreams: A Case Study at Darul Inayah Cisarua Operhanage Bandung Regency”. Penelitian ini akan di publikasikan di International Journal of Culture and History (IJCH).

Pada kegiatan tersebut, Anas melakukan presentasi dengan tema “Bahasa dan Budaya” berserta sejumlah peserta lain dari berbagai perguruan tinggi di dunia, yaitu dari Midwestern State University USA, Tsinghua University China, Sookmyung Women’s University Korea, dan Universitas Gadjah Mada, Indonesia.

“Merupakan kesempatan belajar berharga, karena saya disini belum menjadi siapa-siapa dari segi gelar dan keilmuan sehingga saya harus lebih lagi semangat,” ujar Anas dalam rilis yang diterima Humas Unpad.

Makalah yang ditulis Anas dan Taufik tersebut membahas tentang alat pewujud harapan berupa Wheel of Hope (Roda Harapan). Wheel of Hope merupakan sebuah lembaran kertas berisi kolom target pencapaian harapan dalam kurun waktu tertentu.

Wheel of Hope telah disimulasikan kepada 34 responden kisaran usia 17-18 tahun di Panti Asuhan Darul Inayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Oktober 2017 hingga Mei 2018. Hasil simulasi memperlihatkan pengukuran tiga harapan sukses setiap responden, yaitu: Sukses Pendidikan (SP) seperti harapan ingin mahir berbahasa Inggris dan membaca 2 buku dalam satu bulan, harapan Sukses Memenuhi Keinginan  (SMK) diantaranya, harapan ingin jalan-jalan bersama keluarga dan ingin membeli pakaian, serta harapan Sukses Pendidikan dan Sukses Memenuhi Keinginan (SPSMK) berupa gabungan antara SP+SMK.

Dari tiga kategori harapan sukses tersebut, didapatkan 91% responden telah merealisasikan harapan suksesnya dengan mengaplikasikan Wheel of Hope.

Berdasarkan parameter sukses jangka panjang pada 2030 didapatkan dua katagori harapan sukses, yaitu Sukses Keluarga (SK) seperti keinginan membangunkan rumah untuk keluarga dan memberangkatkan keluarga beribadah haji,dan harapan Sukses Masyarakat (SM) adalah harapan sukses atas keinginan membangun sekolah gratis, panti asuhan, dan menjadi seorang dermawan.

“Sehingga jika didasarkan pada hasil simulasi bahwa Wheel of Hope disamping dapat menciptakan harapan menjadi kenyataan juga tidak menutup kemungkinan akan menjadi parameter sukses mewujudkan impian besar di masa depan,” kata Anas.*

Rilis/art

The post Anas Anwar Nasirin Wakili Unpad di 4th International Conference on Culture, Languages, and Literature di Malaysia appeared first on Universitas Padjadjaran.