Fakultas Pertanian Unpad Memberangkatkan Peserta KKN Tematik 2017 Kerja Sama dengan Kementerian Pertanian

[unpad.ac.id, 10/10/2017] Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran memberangkatkan sebanyak 120 mahasiswa dan 24 dosen pembimbing lapangan untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di 16 kecamatan di Kabupaten Bandung, Minggu (8/10) di Student Center Fakultas Pertanian Unpad, Jatinangor. Para peserta tersebut dilepas secara resmi oleh Direktur Pendidikan dan Kemahasiswaan Unpad Prof. Dr. Wawan Hermawan, M.S., didampingi Dekan Fakultas Pertanian Dr. Ir. H. Sudarjat, M.P.

Dekan Fakultas Pertanian Unpad, Dr. Ir. H. Sudarjat, M.P., menyematkan secara simbolis rompi dan topi KKN Tematik 2017 kepada perwakilan mahasiswa dan dosen yang disaksikan oleh Direktur Pendidikan dan Kemahasiswaan Unpad Prof. Dr. Wawan Hermawan, M.S., Minggu (8/10) di Student Center Fakultas Pertanian Unpad, Jatinangor.*

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Wawan menyampaikan bahwa KKN mahasiswa Unpad ke depan akan diintegrasikan dengan berbagai riset maupun pengabdian kepada masyarakat dibawah bimbingan para Professor/Dosen. Melalui KKN terintegrasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan persentase kelulusan tepat waktu mahasiswa, seperti melalui pengintegrasiaan tugas akhir mahasiswa dengan program pendampingan ini.

Pelaksanaan KKN Tematik tersebut disinergikan dengan program pendampingan produksi benih kedelai dan cabe petani. Program ini merupakan kerja sama Fakultas Pertanian Unpad dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam memperkuat perbenihan/perbibitan komoditas tanaman pangan khususnya kedelai dan hortikultura.

KKN Tematik kali ini mengusung tema “Penguatan Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung melalui Peningkatan Produksi Kedelai dan Cabe” dengan moto “Sahabat Petani”. Kegiatan KKN Tematik ini akan dilaksanakan di 19 Desa/Kecamatan yang ada di Kabupaten Bandung selama 2 bulan. Hal ini merupakan salah satu bentuk kepeduliaan Unpad khususnya Fakultas Pertanian dalam membantu peningkatan pengetahuan dan kesejahteraan petani sekitar melalui peningkatan produksi benih kedelai dan cabe.

Sebelumnya peserta KKN Tematik ini telah dibekali dengan pengetahuan praktis dan berbagai teknologi tepat guna (TTG) yang dihasilkan oleh para dosen. Melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan pada Sabtu-Minggu (7-8/10)  lalu, diharapkan TTG yang merupakan produk para dosen dapat diimplementasikan secara nyata di masyarakat.

Kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) ini diikuti oleh 225 peserta yang terdiri dari 120 mahasiswa, 75 pemuda tani dan 24 dosen pembimbing lapangan. Para peserta mendapatkan pengarahan teknis kegiatan yang akan dilakukan di lapangan (Kab. Bandung) selama dua bulan . Adapun materi Bimtek ini diisi oleh para dosen Fakultas Pertanian sebagai nara sumber yang memberikan berbagai TTG yang ada untuk diimplemtasikan nantinya di petani.

Dalam pengarahannya, Dekan Fakultas Pertanian menyatakan dukungan penuh institusi dalam hal ini Fakultas Pertanian Unpad terhadap pelaksanaan program pendampingan/pengawalan produksi benih tanaman pangan dan hortikultura. Beliau juga mengingatkan agar dosen pembimbing, mahasiswa dan pemuda tani dapat bekerja seefisien mungkin serta dapat beradaptasi dan berkolaborasi dengan penyuluh pertanian agar lebih efektif dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan. Selain itu hasil implementasi berbagai paket teknologi yang diimplementasikan oleh para dosen Faperta Unpad untuk mendukung program peningkatan produksi benih, harus pula dapat menghasilkan kajian ilmiah yang bisa di publikasi di jurnal nasional maupun internasional.

Pada kesempatan Bimtek ini juga, Ketua STPP Bogor Ir. Nazaruddin, MM dan timnya serta utusan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Provinsi Jawa Barat memaparkan tentang tujuan dari program pendampingan, target-target yang ingin dicapai serta potensi daerah dan calon petani yang akan terlibat dalam program untuk tiap kabupatennya.*

Rilis: Faperta/mar

 

The post Fakultas Pertanian Unpad Memberangkatkan Peserta KKN Tematik 2017 Kerja Sama dengan Kementerian Pertanian appeared first on Universitas Padjadjaran.