FKG Unpad Inisiasi Kajian Kualitas Pendidikan Kedokteran Gigi di Indonesia

[unpad.ac.id, 23/7/2018] Menghadapi revolusi industri 4.0, metode dan teknologi pembelajaran seharusnya adaptif terhadap perkembangan zaman. Para lulusan pun diharapkan memiliki daya saing di tingkat global.

Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian pada Masyarakat, Kerja Sama, dan Korporasi Akademik Dr. Keri Lestari, S.Si., M.Si., Apt., saat memberikan sambutan dalam “1st National Dental Education Meeting (Nadem)” yang digelar Fakultas Kedokteran Gigi Unpad di Unpad Training Center, Jalan Ir. H. Djuanda No. 4 Bandung, Senin (23/7). (Foto: Tedi Yusup)*

Untuk meningkatkan kualitas metode pembelajaran dan kompetensi  lulusan kedokteran gigi di Indonesia di era revolusi industri 4.0, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG)Universitas Padjadjaran menggelar “1st National Dental Education Meeting (Nadem)” di Unpad Training Center, Jalan Ir. H. Djuanda No. 4 Bandung, Senin (23/7).

“Institusi pendidikan dokter gigi saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan dan perubahan seiring dengan perkembangan informasi dan teknologi. Maka dunia pendidikan tinggi diharapkan dapat menyediakan transformasi kurikulum yang adaptif terhadap tumbuhnya generasi milenial dan tantangan disrupsi.  Metode dan teknologi pembelajaran perlu dirancang sedemikian rupa agar adaptif terkait kultur milenial,” kata Dekan FKG Unpad Dr. Nina Djustiana, drg., M.Kes.

Lebih lanjut Dr. Nina mengatakan bahwa untuk menigkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan program studi, pengelolaan diharapkan dapat melakukan perbaikan berbasis fakta dan data. Perbaikan metode pembelajaran pun dapat dilakukan berdasarkan hasil kajian di program studi.

Dalam pertemuan tersebut, disajikan berbagai hasi studi terkait metode pembelajaran dari sejumlah peneliti atau pemerhati pendidikan kedokteran gigi di Indonesia. Diharapkan, hasil kajian tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi para pengelola kurikulum untuk meningkatkan kualitas pendidikan di institusinya masing-masing.

Acara tersebut dihadiri 21 perwakilan Fakultas Kedokteran Gigi dari seluruh Indonesia, meliputi para koordinator kurikulum, Kepala Program Studi, Wakil Dekan, dan Dekan.

“1st National Dental Education Meeting merupakan suatu ajang berbagi informasi terkait pengelolaan program studi dan sebagai wahana untuk memublikasikan hasil-hasil kajian, telaah, atau studi mengenai proses  pembelajaran guna menghasilkan lulusan yang berkualitas dan kompeten di bidangnya,” kata Ketua Steering Commitee 1st Nadem, Dr. Sri Susilawati, drg., M. Kes.

Dengan digelarnya kegiatan tersebut, diharapkan kualitas lulusan kedokteran gigi dapat meningkat, sesuai standar nasional dan internasional.

“Kami harapkan 1st Nadem dapat menjadi suatu event yang rutin digelar di Indonesia. Sehingga setiap tahun kita bisa sharing tentang perkembangan pendidikan kedokteran gigi di Indonesia,” harap Dr. Sri Susilawati.

1st Nadem dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian pada Masyarakat, Kerja Sama, dan Korporasi Akademik Dr. Keri Lestari, S.Si., M.Si., Apt.

“Semoga memberikan kemanfaatan untuk pengembangan kurikulum dan pengembangan pendidikan kedokteran gigi di Unpad dan di Indonesia pada umumnya,” harap Dr. Keri.

Acara tersebut juga menghadirkan pembicara kunci Direktur Penjaminan Mutu Belmawa Kemenristekdikti RI Prof. Aris Djunaedi yang memaparkan materi mengenai kebijakan terkini Kemenristekdikti tentang penjaminan mutu dalam pengelolaan program studi kedokteran gigi menghadapi revolusi industri 4.0 melalui pendekatan Academic Health System.*

Laporan oleh Artanti Hendriyana/am

 

The post FKG Unpad Inisiasi Kajian Kualitas Pendidikan Kedokteran Gigi di Indonesia appeared first on Universitas Padjadjaran.