Kemenristekdikti Luncurkan Sistem Pembelajaran Perguruan Tinggi Berbasis Daring

[unpad.ac.id, 2/5/2018] Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI meluncurkan Sistem Pembelajaran dalam Jaringan (Spada) perguruan tinggi yang didukung dengan fasilitas sistem Indonesian Research and Education Network (Idren). Sistem pembelajaran ini mendukung program perkuliahan jarak jauh dalam meningkatkan aksesibilitas masyarakat Indonesia terhadap perguruan tinggi.

Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi RI Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D, Ak., (kedua dari kanan) bersama Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Tri Hanggono Achmad (kanan), Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Prof. Ainun Naim, PhD (kedua dari kiri), Sekretaris Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Prof. Rina Indiastuti, M.SIE., (kiri) saat menggelar jumpa pers bersama para wartawan di ruang Executive Lounge Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Rabu (2/5). (Foto: Tedi Yusup)*

Program Spada-Idren diluncurkan secara resmi oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D, Ak., dalam acara jumpa pers yang digelar di ruang Executive Lounge Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Rabu (2/5). Jumpa pers digelar usai pelaksanaan Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional yang digelar di kampus Unpad.

Jumpa pers ini dihadiri Rektor Unpad Prof. Tri Hanggono Achmad, Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Prof. Ainun Naim, PhD, Sekretaris Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Prof. Rina Indiastuti, serta sejumlah pejabat eselon di lingkungan Unpad dan Kemenristekdikti.

Prof. Nasir mengatakan, Spada diluncurkan pemerintah untuk meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi di Indonesia. Di era disruptif dan revolusi industri 4.0, APK pendidikan tinggi Indonesia saat ini masih berkisar 31,5%. Diharapkan penerapan sistem pendidikan jarak jauh ini akan meningkatkan APK pendidikan tinggi secara signifikan.

“Adanya sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi di Indonesia minimal menjadi 40% dalam 1 – 2 tahun,” katanya.

Lebih lanjut Prof. Nasir menjelaskan, Spada merupakan pelopor pembelajaran perguruan tinggi digital. Sistem yang digunakan di lebih dari 58 perguruan tinggi yang telah terkoneksi di Idren. Dengan demikian, sistem ini didukung oleh jaringan pendidikan dan riset nasional, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat lebih fleksibel dilakukan.

“Tujuannya kalau Spada diterapkan dengan fasilitas Idren, maka satu profesor bisa mengajari lebih dari 1.000 mahasiswa dari seluruh Indonesia lintas waktu dan daerah,” kata Prof. Nasir.

Meski sistem perkuliahan bersifat daring (online), Prof. Nasir memastikan bahwa mutu pendidikan ini tetap terjaga. Pihaknya melalui berbagai direktorat di Kemenristekdikti tengah mengatur berbagai regulasi dalam menjaga mutu pendidikan di Spada tetap sama dengan mutu pendidikan konvensional.

“Jangan sampai standar minimalnya tidak terpenuhi. Nanti akan ada sistem berupa cyber university untuk melakukan evaluasi sistem pembelajaran,” kata Prof. Nasir.

Di sisi biaya kuliah, sistem pembelajaran daring diperkirakan dapat menekan biaya perkuliahan hingga 50%. “Ini akan memudahkan rakyat Indonesia mendapatkan mutu pendidikan yang lebih baik,” tambah Prof. Nasir.

Selain itu, Prof. Nasir juga mengatakan, sistem Spada akan meningkatkan aktivitas kerja sama antara perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta.

Luncurkan Pembelajaran Jarak Jauh

Merespons upaya Kemenristekdikti dalam meningkatkan aksesibilitas perguruan tinggi, Unpad telah menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada program Pascasarjana. Program ini merupakan program yang diinisiasi Unpad untuk meningkatkan asesibilitas mahasiswa yang secara waktu dan geografis tidak memungkinkan melakukan pembelajaran di kampus utama.

Rektor menjelaskan, melalui program PJJ di Pascasarjana, Unpad menyasar pada pengembangan sumber daya manusia. Dua aspek yang ditargetkan untuk ditingkatkan kapasitasnya adalah kalangan dosen dan birokrat. Peningkatan kapasitas ini diharapkan dapat memberikan relevansi kuat terhadap berbagai permasalahan seputar peningkatan kapasitas sumber daya manusia, maupun masalah di lingkup pemerintahan.

Sistem PJJ Unpad ini diterapkan untuk pembelajaran di program studi Inovasi Regional dan Kebijakan Publik atas kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Seluruh layanan PJJ dan kegiatan pembelajaran daring di Unpad dapat diakses di live.unpad.ac.id.*

Laporan oleh Arief Maulana dan Novianti Siswandini

The post Kemenristekdikti Luncurkan Sistem Pembelajaran Perguruan Tinggi Berbasis Daring appeared first on Universitas Padjadjaran.