Lulus Program Doktor Ilmu Manajemen, Gubernur Jawa Barat Raih Predikat “Cumlaude”

[unpad.ac.id, 9/05/2018] Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meraih gelar Doktor pada program Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35 Bandung. Dalam sidang yang dipimpin oleh Rektor Unpad Prof. Tri Hanggono Achmad tersebut, Ahmad Heryawan lulus dengan predikat cumlaude.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyampaikan ringkasan disertasinya berjudul “Model Keberlanjutan Bisnis di Daerah Aliran Sungai Citarum, Indonesia” pada Sidang Terbuka Promosi Doktor di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35 Bandung, Rabu (9/5). Aher, panggilan akrab Ahmad Heryawan, lulus dari program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Padjadjaran dengan predikat cumlade. (Foto: Tedi Yusup)*

Pada kesempatan tersebut, Gubernur yang akrab disapa Aher ini mempertahankan disertasinya yang berjudul “Model Keberlanjutan Bisnis di Daerah Aliran Sungai Citarum, Indonesia”. Dalam disertasinya Aher menegaskan bahwa air merupakan salah satu sumber kehidupan manusia.

Menurut Aher, tercemarnya nilai air di DAS Citarum di antaranya akibat regulasi yang belum mampu mencegah polusi dari industri, serta lemahnya strategi bersaing yang dijalankan industri sepanjang DAS Citarum. Aher mengungkapkan banyak industri di sepanjang DAS yang tidak melakukan pengolahan limbah dengan alasan penghematan biaya operasional. Padahal, berdasarkan penelitian yang dilakukan, nilai air sangat berpengaruh terhadap hadirnya nilai keberlanjutan semua perusahaan sepanjang DAS Citarum.

“Turunnya nilai air secara langsung mempengaruhi keberlanjutan industri, baik di hulu maupun hilir sungai Citarum,” kata Aher.

Jika nilai air Citarum terjaga dengan baik dari hulu ke hilir, masyarakat dan industri tidak perlu mengambil air tanah secara berlebihan, melainkan dapat memanfaatkan secara optimal air Citarum.

Dalam penelitiannya, Aher menemukan model kinerja keberlanjutan pada DAS Citarum yang menunjukkan bahwa kinerja keberlanjutan akan dicapai jika industri di sepanjang aliran sungai mampu menjaga nilai air.

“Nilai air akan terjaga dengan implementasi regulasi yang tegas dan pelaku bisnis yang melakukan strategi bersaing yang menyeimbangkan faktor profit, planet, dan people,” ujar Aher.

Menurutnya, permasalahan di DAS Citarum ini akan diterapkan jika kolaborasi antara para pemangku kepentingan benar-benar terlaksana dari hulu ke hilir. Aher juga menekankan pentingnya membangun budaya masyarakat yang memandang air sebagai sesuatu yang sangat berharga, atau ultra essential goods. Bisnis akan berjalan berkelanjutan dan masyarakat akan hidup dengan baik dan jika kehidupan didukung air dengan nilainya yang terpelihara.




Ditemui usai acara, Rektor Unpad mengharapkan bahwa hasil riset Ahmad Heryawan akan memberikan sumbangsih dalam membangun Citarum Harum. Rektor pun membenarkan bahwa membangun kesadaran dari keterlibatan berbagai pihak sangat penting untuk mengatasi permasalahan di DAS Citarum.

“Ini dukungan bahwa riset, kekuatan akademik itu diharapkan bisa punya dampak kuat bagi terhadap pembangunan,” kata Rektor.*

Laporan oleh Artanti Hendriyana dan Novianti Siswandini/am

The post Lulus Program Doktor Ilmu Manajemen, Gubernur Jawa Barat Raih Predikat “Cumlaude” appeared first on Universitas Padjadjaran.