Rektor Unpad Melantik 3.325 Wisudawan

[unpad.ac.id, 7/11/2017] Rektor Universitas Padjadjaran melantik 3.325 lulusan dalam Prosesi Wisuda Gelombang I Unpad Tahun Akademik 2017/2018 yang digelar di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Selasa (7/11) hingga Kamis (9/11).

Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Tri Hanggono Achmad saat menyampaikan pidato dalam prosesi Wisuda Gelombang I Tahun Akademik 2017/2018 di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Selasa (7/11). (Foto: Tedi Yusup)*

Saat menyampaikan pidato di hari pertama pelaksanaan wisuda, Rektor mengatakan, jumlah lulusan pada wisuda kali ini terbanyak dari prosesi sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 31% lulusan dihasilkan dari program Pascasarjana yang meliputi program Profesi hingga Doktor. Presentase ini menunjukkan adanya peningkatan dari pelaksanaan wisuda sebelumnya yang berjumlah 26,12%.

“Ini menunjukkan adanya peningkatan presentase lulus tepat waktu yang sangat signifikan,” ujar Rektor.

Peningkatan presentase lulusan Pascasarjana pada khususnya menunjukkan adanya upaya terarah untuk memperbesar proporsi dan pencapaian target peningkatan peserta didik sebesar 40%. Rektor mengatakan, peningkatan ini sekaligus mempertegas peran Unpad sebagai universitas riset. Proses pendidikan pascasarjana yang terintegrasi dengan riset akan mampu menghasilkan produk-produk akademik.

“Produk ini bisa diterapkan di masyarakat dan juga menjadi solusi atas permasalahan nyata yang ada di masyarakat,” kata Rektor.

Perbaikan tata kelola akademik juga terus dilakukan Unpad, diantaranya perbaikan pedoman akademik, perbaikan sistem tata kelola berbasis teknologi informasi, serta integrasi penelitian di setiap kegiatan akademik untuk meningkatkan kualitas dan mempercepat penyelesaian tugas akhir.

Rektor menjelaskan, peningkatan ini merupakan upaya penjaminan mutu penyelenggaraan pendidikan sekaligus mempertahankan akreditasi institusi “A” (unggul) yang telah dicapai saat ini.

Di bidang memperkuat posisi sebagai universitas riset, Unpad terus mendorong setiap dosen memiliki hibah penelitian. Hal ini menghasilkan capaian signifikan, dimana pada tahun ini dana riset dan pengabdian pada masyarakat yang telah digulirkan Unpad mencapai angka Rp 189 Milyar. Per Oktober 2017, aktivitas riset di Unpad telah menghasilkan jumlah publikasi dosen pada jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus sebesar 331 publikasi.

“Jumlah publikasi ini telah melampaui capaian tahun sebelumnya,” imbuh Rektor.

Bukti nyata peningkatan performa akademik Unpad juga terlihat dari laporan QS Asian University Rangking pada 16 Oktober lalu. Laporan ini menunjukkan peringkat Unpad berada di posisi ke-6 di Indonesia dan posisi ke-176 di Asia. Dari indikator penilaian yang diperoleh, indikator terkuat yang mengalami peningkatan terlihat dari aspek academic reputation dan employer reputation.






Rektor juga berpesan agar wisudawan dapat menjaga kesatuan dan senantiasa menjalin tali silaturahmi dengan almamater. Wisudawan diharapkan dapat berkarya dan berkontribusi sesuai dengan keahlian dan bidangnya masing-masing untuk kemaslahatan bangsa dan negara.

Pada prosesi kali ini, terdapat wisudawan yang lulus dengan predikat terbaik pada setiap jenjang. Wisudawan terbaik program Doktor diraih Ahmad Irfan dari prodi Doktor Ilmu Manajamen. Wisudawan program Magister diraih Winda Susliani dari prodi Akuntansi. Sementara wisudawan terbaik Spesialis dan Profesi diraih Dian Maifara (prodi Bedah Mulut) dan Septiyani Mustikawati (prodi Apoteker).

Adapun wisudawan terbaik program Sarjana diraih Shofwan Alfirobby Ghany Akbar (prodi Sastra Perancis), wisudawan terbaik Diploma diraih Anggit Octaviani (prodi Administrasi). Predikat wisudawan tertua jatuh pada Djernih Sitanggang dalam usia 65 tahun 10 bulan 7 hari, sedangkat wisudawan termuda jatuh pada Jeniar Neisus Mooy dalam usia 19 tahun 6 bulan 6 hari.*

Laporan oleh Arief Maulana

 

The post Rektor Unpad Melantik 3.325 Wisudawan appeared first on Universitas Padjadjaran.