Tim ASUP Jabar Sampaikan Rekomendasi Pembangunan Ekonomi di Kabupaten Bandung

[unpad.ac.id, 2/8/2018] Tim Aliansi Strategis Universitas Padjadjaran (ASUP) Jawa Barat melakukan pertemuan dengan para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Bandung dalam rapat kerja yang digelar Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kab. Bandung, Soreang, Rabu (1/8) kemarin.

Tim Aliansi Strategis Universitas Padjadjaran (ASUP)-Jawa Barat menyampaikan beberapa rekomendasi pembangunan ekonomi di Kabupaten Bandung dalam rapat kerja yang digelar Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kab. Bandung, Soreang, Rabu (1/8) kemarin.*

Dalam rapat yang membahas rencana pembangunan ekonomi di Kab. Bandung itu, tim ASUP Jabar yang dihadiri Prof. Dr. Reiza D. Dienaputra, Indrawati Y. Asmara, PhD, Prof. Sunardi Widyaputra, drg., PhD, Dr. Bagja Muljarijadi, dan Dr. Susi Yuliawati, M.Hum., bertindak sebagai narasumber.

“Rapat kerja ini diharapkan menjadi awal implementasi gerakan tematik pariwisata, investasi, dan pendidikan yang terintegrasi dan multisektor sebagai penggerak perekonomian di Kab. Bandung,” ujar Sekretaris Bappeda Kab. Bandung Cakra Amiyana, saat membuka rapat.

Berdasarkan rilis yang diterima Humas Unpad, Prof. Reiza yang juga ketua ASUP Jabar menyampaikan, sektor pariwisata di Kab. Bandung perlu dikembangkan dengan basis mengundang daya tarik (attractiveness), kemudahan aksesibilitas (accessibility), penyediaan dan penambahan fasilitas.

“Permasalahan wisata Kab. Bandung yaitu soal daya tarik, sara prasarana, dan institusi pariwisata,” kata Prof. Reiza.

Mengatasi permasalahan tersebut, guru besar Fakultas Ilmu Budaya ini menawarkan strategi pengembangan membuat skala prioritas destinasi unggulan. Sementara pada aspek aksesibilitas, proses digitalisasi informasi destinasi wisata perlu dilakukan.

Pada sektor pendidikan, Prof. Sunardi menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten harus menjamin kualitas pendidikan yang inklusif, merata, dan dapat meningkatkan kesempatan belajar.

Ia juga menilai, akreditasi bukan menjadi penentu utama kualitas suatu institusi pendidikan. Kualitas hasil pendidikan juga perlu diperhatikan oleh setiap institusi pendidikan.

Memperluas keran investasi pendidikan menjadi saran yang disampaikan Prof. Sunardi kepada peserta rapat. Investasi ini meliputi peningkatan fasilitas pendidikan serta penguatan kapasitas sumber daya manusianya.

Di sektor investasi, Di Bagja mengatakan, investasi di Kab. Bandung memiliki produktivitas cukup tinggi. Hal ini dilihat dari rendahnya rasio ICOR, atau rasio antara investasi dan pertumbuhan luarannya. Hal ini tentu berdampak positif pada distribusi pendapatan.

Meski dianggap tinggi, hasil dari nilai investasi itu tidak dirasakan oleh semua masyarakat di Kab. Bandung. Jika terjadi dalam jangka panjang akan menimbulkan ketimpangan sosial.

“Iklim investasi di Kab. Bandung harus terus ditingkatkan melalui efektivitas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan promosi investasi,” Dr. Bagja memberikan saran.

Dalam rapat tersebut, beberapa SKPD menyampaikan kondisi tiap sektor di Kab. Bandung. Kepala Bidang Penanaman Modal – DPMPTSP Kab. Bandung Tati Suharyati menyampaikan bahwa realisasi investasi di Kab. Bandung sudah terlaksana sebanyak 2.729 proyek.

Sementara Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayan Kab. Bandung Cecep Hendrawan menyampaikan, kendala yang dihadapi di sektor pariwisata di wilayahnya adalah rendahnya waktu kunjung wisatawan.

Dari sisi pendidikan, perwakilan Dinas Pendidikan di Kab. Bandung menyampaikan ada 9 program pendidikan yang telah terealisasi.

Sembilan program tersebut meliputi peningkatan pelayanan administrasi, sarana prasanan, kapasitas SDM, pengawasan sistem pelaporan, pendidikan usia dini, pendidikan dasar 9 tahun, pendidikan pendidikan nonformal, hingga peningkatan mutu dan manajemen pelayanan pendidikan.

Kabid Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kab. Bandung, Irvan Ahmad, SE., MM, menyampaikan bahwa rapat kerja ini perlu ditindaklanjuti. Ia juga berharap tim ASUP Jabar dapat terus memberikan masukan dan pendampingan.*

Rilis: ASUP Jabar/am

 

The post Tim ASUP Jabar Sampaikan Rekomendasi Pembangunan Ekonomi di Kabupaten Bandung appeared first on Universitas Padjadjaran.