Sastra Rusia Unpad merupakan salah satu prodi di bawah naungan Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran, yang memiliki masa studi selama 8 semester. Berdasarkan rentang waktu, hal itu menunjukkan bahwa rata-rata mahasiswa Sastra Rusia Unpad dapat menempuh perkuliahan selama kurang lebih 4 tahun hingga akhirnya menyentuh masa wisuda. 

 

Namun, Bisakah Lulus 3,5 Tahun Di Sastra Rusia Unpad

 

Leviriandi Ahsani Taqwim atau akrab dikenal Wim merupakan alumni Sastra Rusia Unpad angkatan 2019 yang baru saja melaksanakan wisuda pada tanggal 17 Mei 2023 lalu. Ia merupakan mahasiswa yang berhasil mengambil gelar S1-nya dalam kurun waktu 3,5 tahun. Bahkan, ia juga memperoleh predikat Cum Laude (dengan pujian) yang menunjukkan bahwa ia memiliki Indeks Prestasi Kumulatif yang baik. Mantan ketua angkatan Sastra Rusia Unpad 2019 ini bahkan menjadi satu-satunya wisudawan termuda dari prodi Sastra Rusia Unpad kala itu. 

 

Wim juga membagikan pengalamannya selama ia belajar di Sastra Rusia Unpad. Baginya, ini merupakan kesempatan yang luar biasa dan menyenangkan bisa belajar di Sastra Rusia Unpad, terutama ia mendapatkan teman-teman yang saling mendukung dan memahami satu sama lain. 

 

“Belajar di Sasrus Unpad itu ibarat membuka kunci untuk belajar bahasa asing lainnya. Jadi, ketika diajarkan bahasa Rusia di sini, teorinya bermanfaat juga untuk memudahkan saya belajar bahasa lainnya, seperti bahasa Jerman, Swedia, dan Spanyol”, Rabu (31/05/2023).

 

Wim mengatakan bahwa selama kuliah ia juga merasa dekat dengan dosen-dosen Sastra Rusia Unpad. Dari sana Ia dapat lebih leluasa untuk bertanya, terutama mengenai hal-hal yang tidak diketahui, dalam hal ini mengenai bahasa Rusia.

 

Mengenai mata kuliah di Sastra Rusia Unpad, baginya secara keseluruhan keren-keren dan bermanfaat, contohnya Morfologi Bahasa Rusia yang memberikan pelajaran bagaimana pembentukan kata dalam bahasa Rusia. 

 

Selama kuliah, ada satu matkul yang paling kusuka, yaitu Diplomasi Budaya. Di sana aku belajar bagaimana cara Indonesia dapat berdiplomasi dengan budaya di luar negeri untuk mencapai kemerdekaan Indonesia”.

 

Kemudian Wim juga memberikan sedikit tips dan trik agar lulus 3,5 tahun di Sastra Rusia Unpad. Menurutnya kita harus banyak belajar dan utamanya meningkatkan pemahaman mengenai bahasa Rusia karena kita merupakan mahasiswa Sastra Rusia. Utamanya adalah jangan asal “bisa”, namun harus memahami konsep dan penerapannya.

 

“Percuma kalau misalnya kita dapat nilai A, namun ga bisa menerapi ilmunya itu akan sia-sia, jadi harus diikuti pemahaman dan kompetensi yang baik dari apa yang dipelajari”.

 

Levi juga menambahkan, “Kalau ada yang tidak diketahui, langsung tanyakan ke dosen, kalau bisa, jangan malas dan aktif berorganisasi”. 

 

Baginya, berorganisasi merupakan salah satu langkah untuk mengembangkan berbagai soft skill. Melalui organisasi kita dapat menambah ilmu dan pengalaman yang bisa membuat diri kita semakin berkembang. Hal itu mengingat bahwa Levi pernah menjabat sebagai wakil ketua BPM FIB Gama Unpad serta aktif di beberapa organisasi lainnya. 

 

Sebagai penutup, kesan dan pesan dari Levi untuk semua mahasiswa Sastra Rusia Unpad serta bagi yang ingin menempuh studi di Sastra Rusia Unpad:  

 

“Jangan takut untuk masuk Sastra Rusia Unpad, kita gak pernah tahu rezeki dan apa yang kita hadapi ke depannya. Selain itu, apa yang kita sukai belum tentu baik di masa depan dan sebaliknya, apa yang tidak kita sukai bisa jadi baik bagi kita kelak! Jadi, santai aja dan tetap semangat belajarnya!” pungkasnya.

 

Suasana Wisuda (Levi dan teman-teman)

Foto Wisuda (Levi dan teman-teman)

 

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *